PADANG PANJANG (cakragarudanews.com) — Pemerintah Kota Padang Panjang menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada 106 petani yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang Varia Warvis, sejumlah kepala OPD, camat, lurah, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Mukhlis M.
Allex mengatakan, pemulihan sektor pertanian menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat kembali bangkit setelah bencana.
Pada 2026, Pemko Padang Panjang mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta melalui dukungan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk pengadaan sarana produksi pertanian bagi petani yang terdampak.
“Bantuan ini diberikan kepada 106 petani berupa bibit, pupuk, pestisida dan plastik mulsa, khususnya untuk mendukung komoditas padi dan cabai merah,” kata Allex.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu petani kembali menjalankan kegiatan produksi sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.
Allex juga menekankan bahwa pembangunan pertanian ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah produksi. Sektor tersebut perlu dikembangkan agar lebih produktif, efisien dan mampu beradaptasi dengan perubahan iklim maupun risiko bencana.
Selain itu, ia mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian, peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta perluasan akses terhadap pasar.
“Saya meminta kepada Dispangtan beserta para penyuluh untuk tidak berhenti pada penyerahan bantuan hari ini. Pastikan bantuan ini dikawal sampai dimanfaatkan, dampaknya dipantau, dan hasilnya dievaluasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemko Padang Panjang juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Gerakan Tanam Cabai Tingkat Kota Padang Panjang Tahun 2026.
Juara pertama diraih Edisar dari Kelompok Tani Hamparan Sigata, Kelurahan Ganting. Posisi kedua diraih M. Fauzi Anumrah dari Kelompok Tani Ngalau Indah, Kelurahan Ngalau.
Sementara itu, juara ketiga diraih Riki Chandra dari Kelompok Tani Guguak Lado, Kelurahan Koto Katik.
Pemko berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat mempercepat pemulihan usaha tani masyarakat terdampak sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Padang Panjang.

















